Subnetting (bagian 1)


Berikut saya tulis tentang dasar subnetting pada IP kelas C.

Contoh kasus: Subnetting seperti apa yg bisa dilakukan jika kita diberi sebuah network address 192.168.1.0/26 ?

Alamat IP versi 4 memiliki panjang total yaitu 32 bit yang mana dibagi kedalam 4 oktet berukuran 8 bit. Dapat kita analisa bahwa IP 192.168.1.0 adalah IP kelas C dengan prefix subnet mask 192.168.1.0/26, brarti:

11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192)

1. Jumlah subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). jadi jumlah subnet yg dapat dibuat adalah: 2×2 = 4 subnet.

2. Jumlah host per subnet = 2^y-2, dimana y adalah banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. jadi jumlah host per subnet adalah: 2^6-2 = 64-2 = 62 host.

3. Blok subnet = 256-192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah: 64+64=128, dan 64+128=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.

4. Alamat Broadcast yg valid = 1 angka sebelum subnet berikutnya.

Subnet 192.168.1.0 Broadcast 192.168.1.63

Subnet 192.168.1.64 Broadcast 192.168.1.127

Subnet 192.168.1.128 Broadcast 192.168.1.191

Subnet 192.168.1.192 Broadcast 192.168.1.255

5. Untuk alamat host, host pertama = 1 angka setelah subnet. dan host terakhir = 1 angka sebelum alamat broadcast.

Subnet: 192.168.1.0 Host pertama: 192.168.1.1 Host terakhir: 192.168.1.62

Subnet: 192.168.1.64 Host pertama: 192.168.1.65 Host terakhir: 192.168.1.127

Subnet: 192.168.1.128 Host pertama: 192.168.1.129 Host terakhir: 192.168.1.190

Subnet: 192.168.1.192 Host pertama: 192.168.1.193 Host terakhir: 192.168.1.254

Untuk subnetting IP kelas A dan B, nantikan tutorial saya berikutnya *halah sotoy* 😛

3 thoughts on “Subnetting (bagian 1)

  1. 0nay April 5, 2008 at 10:17 AM Reply

    Oh, gituu bul. I see..

  2. kuya April 19, 2008 at 10:46 AM Reply

    bagus om articelnya, tapi inti dari subnetting apa ya om?

  3. gembuls April 19, 2008 at 4:13 PM Reply

    @onay
    Hooh
    @kuya
    Inti dari subnetting (pengalamatan IP) adalah suatu konsep agar suatu komputer terhubung dengan komputer lainnya dalam suatu jaringan.
    Kalau suatu jaringan diibaratkan suatu kampung, dan subnet/network ID adalah jumlah kelurahan, maka IP host/network host merupakan nomor rumah kita. Jadi besar kecilnya suatu kampung (jaringan) bisa dilihat dari banyaknya rumah, yang dikepalai oleh masing-masing lurah (subnet/network ID). CMIIW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: